Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
Popular Posts
-
Edukasi Asuransi – Bagi sebagian orang, mendengar kata RBC menjadi sesuatu hal yang aneh dan baru. Bagi anda yang sudah memiliki asuran...
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
5 Langkah Cerdas Menuju Pensiun Terencana
Edukasi Asuransi – 5 Langkah Cerdas Menuju Pensiun Terencana.
Kebutuhan apakah yang menghabiskan porsi terbesar pendapatan Anda?
Jawabannya mungkin akan berbeda-beda. Sebagian akan menjawab rumah,
pendidikan anak, kesehatan, jalan-jalan, dan sebagainya. Kebutuhan
ekonomi setiap individu dinamis, dan terus berubah sesuai tingkatan
kehidupan.
Setiap orang memiliki keunikan masing-masing, begitu pula kondisi keuangan dan prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi. Inilah yang kita sebut dengan ‘Personal Economy’. Unik, spesifik, dan memerlukan pendekatan personal untuk mengelolanya.
Hampir semua orang bicara tentang kondisi saat ini. Namun, bagaimana dengan masa depan? Anda juga perlu mempersiapkan masa depan, karena semua orang berhak memperoleh masa tua yang nyaman.
Cara mempersiapkan masa pensiun dapat dilalui dengan berbagai jalan, disesuaikan dengan kondisi ‘Personal Economy’ beserta kebutuhan dan prioritas di masa sekarang, seperti keluarga, rumah, kesehatan, sampai pendidikan anak. Kebutuhan masa sekarang memang harus diprioritaskan, namun rencana pensiun juga tidak boleh dilupakan.
Nah, kebutuhan pensiun dapat dihitung dengan menghitung kebutuhan Anda saat ini, lalu dihitung berdasarkan asumsi inflasi. Misalnya, jika pengeluaran bulanan Anda saat ini adalah Rp 5 juta per bulan, maka pengeluaran tahunan Anda adalah Rp 60 juta. Apabila usia Anda saat ini adalah 30 tahun dan asumsi inflasi tahunan adalah 6% per tahun, maka total kebutuhan Anda saat Anda berusia 55 hingga 70 tahun adalah sekitar Rp 6 miliar.
Anda dapat menggunakan berbagai fasilitas perbankan, misalnya melalui layanan melihat mutasi rekening di internet banking serta tagihan kartu kredit.
Setiap orang memiliki keunikan masing-masing, begitu pula kondisi keuangan dan prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi. Inilah yang kita sebut dengan ‘Personal Economy’. Unik, spesifik, dan memerlukan pendekatan personal untuk mengelolanya.
Hampir semua orang bicara tentang kondisi saat ini. Namun, bagaimana dengan masa depan? Anda juga perlu mempersiapkan masa depan, karena semua orang berhak memperoleh masa tua yang nyaman.
Cara mempersiapkan masa pensiun dapat dilalui dengan berbagai jalan, disesuaikan dengan kondisi ‘Personal Economy’ beserta kebutuhan dan prioritas di masa sekarang, seperti keluarga, rumah, kesehatan, sampai pendidikan anak. Kebutuhan masa sekarang memang harus diprioritaskan, namun rencana pensiun juga tidak boleh dilupakan.
5 Langkah Cerdas Menuju Pensiun Terencana
1. Hitung Kebutuhan Hidup Selama Pensiun
Rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia adalah 70 tahun. Dengan demikian, jika Anda pensiun di usia 55 tahun, maka Anda akan menghabiskan masa pensiun selama 15 tahun.Nah, kebutuhan pensiun dapat dihitung dengan menghitung kebutuhan Anda saat ini, lalu dihitung berdasarkan asumsi inflasi. Misalnya, jika pengeluaran bulanan Anda saat ini adalah Rp 5 juta per bulan, maka pengeluaran tahunan Anda adalah Rp 60 juta. Apabila usia Anda saat ini adalah 30 tahun dan asumsi inflasi tahunan adalah 6% per tahun, maka total kebutuhan Anda saat Anda berusia 55 hingga 70 tahun adalah sekitar Rp 6 miliar.
2. Melakukan Penyesuaian
Apabila Anda tidak memiliki aset atau dana cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pensiun Anda, maka Anda perlu melakukan penyesuaian. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain menyesuaikan gaya hidup dari sekarang, memperpanjang usia pensiun, atau mencari investasi yang dapat memberikan imbal hasil yang lebih tinggi.3. Lunasi Hutang
Sedapat mungkin, lunasi hutang Anda sesegera mungkin. Paling lambat 5 tahun sebelum Anda pensiun, Anda harus sudah melunasi seluruh hutang Anda. Hindarilah membeli sesuatu secara kredit terutama jika cicilannya berlangsung hingga Anda pensiun. Ingatlah bahwa hutang memiliki bunga yang sangat besar yang dapat menggerus kekayaan Anda terutama ketika Anda pensiun dan tidak lagi memiliki penghasilan rutin.4. Cek Kesehatan Kondisi Finansial
Anda perlu memeriksa kondisi finansial untuk mengetahui posisi Anda dan keluarga. Buatlah rekap pemasukan serta pengeluaran selama tiga bulan terakhir. Selain itu, buatlah daftar aset yang Anda miliki (misalnya rumah, kendaraan, tabungan, dan sebagainya) serta kewajiban (cicilan KPR, kredit kendaraan, cicilan KTA, dan sebagainya).Anda dapat menggunakan berbagai fasilitas perbankan, misalnya melalui layanan melihat mutasi rekening di internet banking serta tagihan kartu kredit.
5. Menjadi Peserta Asuransi Pensiun
Tidak kalah penting untuk menjadi peserta asuransi pensiun. Dengan menjadi peserta asuransi pensiun, maka program pensiun yang anda idamkan akan menjadi lebih terencana dengan baik.Tag :
Keuangan,
10 Tips Keuangan Bagi Pasangan Muda
Edukasi Asuransi – 10 Tips Keuangan Bagi Pasangan Muda.
Masalah keuangan dapat menjadi salah satu tantangan dalam suatu
pernikahan. Untuk membicarakan keuangan dengan pasangan bisa jadi
menyulitkan. Anda tidak mengetahui bagaimana memulai untuk
membicarakannya.
Padahal keterbukaan termasuk keuangan juga penting dalam hubungan. Urusan keuangan tidak hanya diatur oleh perempuan, keterlibatan pasangan juga perlu. Dengan mengelola keuangan dengan baik siapa tahu membantu hubungan Anda dan pasangan berjalan lancar. Akan tetapi jangan khawatir bila Anda takut untuk memulai membicarakannya. Berikut tips keuangan bagi pria yang baru menikah;
Ketika menetapkan anggaran, perhitungkan uang yang tersisa. Hal ini memastikan kalau Anda berdua secara keuangan aman pada usia senja, dan tidak harus bergantung kepada siapa pun.
Padahal keterbukaan termasuk keuangan juga penting dalam hubungan. Urusan keuangan tidak hanya diatur oleh perempuan, keterlibatan pasangan juga perlu. Dengan mengelola keuangan dengan baik siapa tahu membantu hubungan Anda dan pasangan berjalan lancar. Akan tetapi jangan khawatir bila Anda takut untuk memulai membicarakannya. Berikut tips keuangan bagi pria yang baru menikah;
10 Tips Keuangan Bagi Pasangan Muda
1. Ikut Asuransi
Mengikuti asuransi sebagai salah satu praktis yang dapat dilakukan oleh Anda bagi keluarga. Dengan asuransi ada rasa aman bagi orang yang Anda cintai di masa depan.2. Memiliki Rekening Terpisah Atau Bersama
Apakah akan memiliki rekening terpisah dan rekening bersama, atau keduanya adalah sebuah keputusan penting yang dibutuhkan. Anda mungkin bisa memiliki rekening bersama untuk mengelola biaya rumah tangga bersama. Lalu rekening terpisah untuk pengeluaran pribadi. Hal ini benar-benar akan tergantung pada bagaimana Anda merasa nyaman dan efisien dalam mengelola keuangan.3. Memiliki Dana Darurat
Meskipun Anda masih muda, sebaiknya memiliki dana tunai sebagai dana darurat. Bila terjadi masalah dan krisis, dana darurat ini dapat dipakai tanpa mempengaruhi anggaran.4. Menabung untuk Masa Mendatang
Tak peduli seberapa baik yang sedang Anda lakukan dalam hal keuangan. Anda harus selalu menyimpan 10%-15% dari penghasilan untuk masa pensiun.Ketika menetapkan anggaran, perhitungkan uang yang tersisa. Hal ini memastikan kalau Anda berdua secara keuangan aman pada usia senja, dan tidak harus bergantung kepada siapa pun.
5. Tetapkan Anggaran Bersama
Karena Anda berdua yang menghabiskan dana untuk belanja di rumah, cukup adil bila saling memutuskan anggaran. Bersama pasangan untuk memperhitungkan biaya mulai dari kecil dan besar.6. Memastikan Anggaran
Menetapkan anggaran hanya awal. Sesuatu yang sangat penting agar Anda tetap berpegang dengan anggaran yang telah ditentukan. Anda bisa duduk bersama-sama dengan pasangan setiap minggu untuk mengecek anggaran yang ditentukan.7. Tinjau Anggaran Secara Berkala
Selalu ingat dengan batas anggaran yang telah ditetapkan. Pastikan juga Anda terbuka untuk membuat beberapa perubahan pada anggaran berdasarkan biaya dan tanggung jawab yang meningkat.8. Membeli Rumah
Jika Anda berencana untuk membeli rumah, maka para ahli menyarankan pembayaran rumah secara keseluruhan tidak boleh lebih dari 25% dari take home pay Anda. Jika Anda tidak yakin dengan keamanan pekerjaan Anda, maka Anda dapat membawa batas itu turun ke 15%.9. Usahakan Bebas Utang
Tak seorang pun ingin berada di bawah jerat utang. Agar keuangan Anda dan pasangan sehat, coba untuk mengurangi kartu kredit, dan melunasi kartu kredit. Jangan memanjakan diri dengan belanja mewah memakai kartu kredit.10. Mengambil Risiko yang Diperhitungkan
Menjadi muda, Anda mungkin tergoda untuk mengambil risiko besar dalam berinvestasi. Namun sebaiknya Anda melakukan diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko. Jadi Anda tidak hanya investasi dalam satu keranjang.Tag :
Keuangan,
4 Kesalahan Usia 40 Tahun Dalam Mengatur Keuangan
Edukasi Asuransi – Semua orang memiliki kesalahan dalam
mengatur keuangan mereka, tetapi rata-rata orang yang sulit mengatur
keuangannya berada di usia 40 tahun. Mereka memiliki kebiasaan buruk
dalam mengatur anggaran kebutuhan dari hasil gaji yang diterima.
Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dalam mengatur keuangan pada saat usia 40 tahun.
Aturlah keuangan anda sebaik mungkin untuk merancang masa depan yang jauh lebih baik dan terencana.
Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dalam mengatur keuangan pada saat usia 40 tahun.
1. Meminjam uang dengan jumlah yang besar
Banyak orang dewasa berani meminjam uang dengan jumlah yang besar. Jika Anda membutuhkan pinjaman karena keperluan yang mendesak, Anda bisa meminjam dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan Anda.2. Tidak memiliki tabungan darurat
Anda harus memiliki tabungan darurat, kebanyakan orang dewasa tidak memiliki tabungan darurat. Tabungan darurat ini penting ketika Anda memerlukan uang untuk kebutuhan hidup yang dadakan.3. Kebutuhan anak sebelum pensiun
Semua orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi masih ada orang tua yang lupa untuk kegiatan di sekolahnya, dana kuliah dan dana kesehatan. Anda harus memiliki dana lebih untuk kehidupan anak Anda.4. Asuransi jiwa
Seiring bertambahnya usia, Anda memerlukan asuransi jiwa. Anda juga harus memastikan keluarga memiliki dukungan finansial yang cukup, agar dapat mendukung finansial dalam kehidupan keluarga Anda.Aturlah keuangan anda sebaik mungkin untuk merancang masa depan yang jauh lebih baik dan terencana.
Tag :
Keuangan,


